Dua Repiter Siap ‘Back Up’ Tugas Kemanusiaan TRC-IKB RAPI Karangasem

May 12, 2019, 11:28 am


Bali News - Komang Budiasna (tengah), bersama Didik Gabriel dan Ketut Trisna (kiri)

Denpasar, BaliNewsOnline – Tim Reaksi Cepat – Informasi Komunikasi Bencana (TRC-IKB) RAPI Karangasem mendapat sumbangan dua perangkat repiter, guna memperkuat komunikasi kebencanaan di wilayah Bumi Lahar ini.

Repiter merupakan perangkat yang mempunyai fungsi menerima sinyal berisikan data dalam sebuah jaringan. Melalui repiter, diharapkan jangkauan jaringan tersebut akan menjadi lebih luas.

“Sumbangan repiter yang kami terima, pertama, dari Bupati Karangasem. Kemudian repiter kedua, dari Tenaga Sukarela Bidang Radio Komunikasi PMI Bali, Bapak Didik Gabriel. Keduanya akan dipakai sebagai saluran berkomunikasi, khususnya tentang informasi update bencana karena kita tinggal di wilayah yang memiliki gunung api aktif, yakni Gunung Agung,” ujar Komang Budiasna (JZ-14-BLN) saat ditemui pada acara serah terima repiter di kediaman Didik Gabriel di Denpasar, Minggu (12/5/2019) siang.

Komang Budiasna, yang akrab dipanggil Budi Lonjong menjelaskan, repiter pertama direncanakan segera dipasang di wilayah Sogra, di lereng Gunung Agung. Pada wilayah ini, repiter akan terlindungi karena terdapat alat penangkal petir dan pasokan energi listriknya tidak pernah terputus. Dengan demikian, jika sewaktu-waktu terjadi erupsi gunung, dapat digunakan sebagai sarana berkomunikasi atau edukasi kepada warga secara maksimal.

Repiter kedua, lanjut Budi Lonjong, akan dipasang sebagai repiter link, sehingga kawasan Kubu akan bisa menerima pancaran informasi dari TRC-IKB RAPI Karangasem. Hal ini mengingat Kubu termasuk 28 desa terdampak jika terjadi erupsi Gunung Agung.

“Saya sangat bersyukur di saat benar-benar membutuhkan peralatan repiter, ternyata ada yang memberi bantuan pada kami. Tentu kedua repiter ini akan sangat dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena memang sesuai dengan tujuan pembentukan TRC-IKB adalah untuk memberikan informasi dan edukasi kepada warga. Terutama mengenai potensi kebencanaan di wilayah Karangasem,” kata Budi Lonjong yang didampingi salah seorang pengurus RAPI Karangasem, Ketut Trisna (JZ-15-SDA).

Pada tempat yang sama, Didik Gabriel menyatakan latar belakang menyumbangkan repiter ke TRC-IKB RAPI Karangasem karena terharu melihat semangat para anggotanya yang memiliki motivasi tinggi ingin turut berpartisipasi aktif memberikan informasi kebencanaan.

“Tidak lama setelah pembentukan TRC-IKB RAPI Karangasem, saya dapat informasi tim relawan ini belum memiliki peralatan memadai, sehingga memiliki kendala guna mewujudkan harapan dapat membantu menyebarluaskan tentang edukasi dan potensi kebencanaan di wilayah Karangasem. Padahal seyogyanya kelompok relawan memiliki peralatan memadai agar dapat melakukan tugas penyambung informasi bagi warga,” kata Didik yang juga menjadi Relawan Perencanaan BPBD Provinsi Bali.

“Atas dasar keprihatinan melihat relawan ini belum memiliki peralatan berkomunikasi yang memadai, sekaligus terharu melihat spirit mereka yang tinggi untuk membagi informasi kebencanaan pada warga, membuat saya tergerak dan seketika ingin menyumbangkan repiter pada relawan TRC-IKB RAPI Karangasem,” katanya.

Didik mengharapkan, ke depan dengan keberadaan repiter yang akan dipasang di Sogra, Selat ini, akan kian mengoptimalkan peran TRC-IKB Karangasem bagi tugas-tugas kemanusiaan di Karangasem. “Yang lebih penting lagi, semoga keberadaan repiter maka apabila terjadi bencana erupsi gunung, relawan TRC-IKB RAPI Karangasem akan menjadi yang terdepan dalam memberikan informasi ke masyarakat, terutama di 28 desa terdampak,” katanya. (BNO-KSP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

search

Valuta asing