Festival Jegog Meriahkan HUT Kota Negara

September 2, 2018, 4:15 am

Festival Jegog Negara

Bali News - Festival Jegog Meriahkan HUT Kota Negara

Menyambung kemeriahan HUT Kota Negara ke-123, Pemkab Jembrana menggelar festival jegog diikuti para sekaa jegog dari masing-masing kecamatan se- Jembrana, di Stage Ardha Candra, Pura Jagatnatha Jembrana, Kamis (30/8) – Jumat (31/8) malam.

NEGARA, NusaBali

Pada Kamis (30/8) malam, tampil tiga sekaa jegog yakni Sekaa Jegog Anantha Swara dari Kecamatan Pekutatan, Sekaa Jegog Suara Murti dari Kecamatan Negara, dan Sekaa Jegog Suara Meong Garong dari Kecamatan Melaya.

Pagelaran festival jegog Kamis malam itu disaksikan Bupati Jembrana I Putu Artha, sejumlah kepala OPD Pemkab Jembrana, dan ribuan warga penggemar jegog. Dalam festival tersebut, masing-masing sekaa diwajibkan membawakan tabuh truntungan klasik, tabuh beserta tari kreasi baru majejangeran, tabuh kreasi karya baru, dan tabuh petegak klasik. Sebagai penutup, para sekaa jegog itu pun diadu mabarung selama lima menit.

Salah satu dari tiga anggota juri, Wayan Sudiartawan, mengatakan dalam festival jegog yang juga dilombakan ini dinilai berdasar beberapa aspek. Di antaranya ide garapan, teknik pukulan, keutuhan dan penampilan. Setelah menampilkan sekaa jegog dari tiga kecamatan pada Kamis malam tersebut, akan dilanjutkan penampilan sekaa jegog dari dua kecamatan lain yakni Mendoyo dan Jembrana, Jumat (31/8) malam.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Jembrana Nengah Alit  mengatakan, dalam lomba jegog kali ini, panitia menyediakan hadiah uang tunai untuk juara I Rp 8 juta, II Rp 7 juta, III Rp 6 juta, harapan I Rp 5 juta, dan harapan II Rp 4 juta. Dengan menyediakan hadiah hingga juara harapan II, dipastikan setiap sekaa dari lima kecamatan se-Jembrana itu pun mendapat hadiah. “Tujuan lomba kali ini adalah untuk pelestarian seni jegog, terlebih jegog sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda. Tugas kami di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana untuk memfasilitasi keberadaan jegog, sesuai dengan konsep kebudayaan yaitu penggalian, pelestarian dan pengembangan,” ujarnya.*ode

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

search

Valuta asing