ORI Bali Minta Aparat Tindak Tegas Galian C Bodong

January 5, 2019, 8:34 am


Bali News - ORI Bali Minta Aparat Tindak Tegas Galian C Bodong

Denpasar, BaliNewsOnline.com – Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab meminta aparat penegak hukum menutup usaha tambang galian C tanpa izin (bodong), khususnya di daerah Karangasem.

Tindakan itu harus tegas sehingga tidak kerusakan lanjutan yang dikeluhkan oleh warga selama ini. “Upaya itu mencegah kerugian masyarakat, agar tidak aktivitas itu dinikmati oleh segelintir orang semata,” kata Umar di Denpasar, Kamis (3/1/2019).

Hal itu disampaikan usai melaksanakan Pemaparan Kinerja ORI Bali tahun 2018 yang diikuti oleh para awak media. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) harus tegas menuntaskan permasalahan tersebut.

Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam Dan Batuan. Hal ini disebabkan kondisi aktivitas galian C Karangasem masih sungguh memprihatinkan, belum mampu sepenuhnya mensejahterakan masyarakat. Pemda setempat nyaris tidak mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kelangsungan usaha itu.

Di sisi lain, kerusakan akibat usaha tersebut begitu besar, di samping lingkungan tentunya berdampak pada kerusakan jalan, debu maupun kebisingan dari mesin yang beroperasi.

“Diharap tidak ada pejabat yang ikut terlibat dalam usaha galian C. Siapapun yang memiliki usaha agar mengikuti aturan, jangan aturan diperuntukkan kepada publik saja,” ujarnya. (01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

search

Valuta asing