Para Kandidat Doktor Sosialisasikan Penyuluhan Hukum di Kabupaten Buleleng

January 20, 2019, 8:56 am


Bali News - Penyuluhan hukum

Buleleng, BaliNewsOnline.com – Agenda kegiatan penyuluhan hukum dan bakti sosial penananaman sejuta pohon buah-buahan diselenggarakan oleh para mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada Sabtu tanggal 19 Januari 2019.

Kegiatan ini adalah sebuah momen yang sangat berarti dan penting bagi masyarakat. Di mana kegiatan bertemakan ‘Penyuluhan Hukum dan Bakti Sosial Kesadaran Hukum Oleh Masyarakat Terhadap Kepemilikan Tanah dan Perkembangan Sektor Pariwisata’. Kegiatan diikuti sekitar 500 peserta yang diselenggarakan di Kantor desa Wanagiri mulai pukul 09.00 Wita sampai dengan 13.00 Wita yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat dan para pimpinan pemerintahan desa dan Kabupaten Buleleng.

Awal dari kegiata ini bermula dari keresahan masyarakat akibat belum adanya kejelasan hukum atas hak atas tanah di desa wanagiri yang di jadikan pengembangan awal pariwisata di daerah Bali Utara di mana tanah masyarakat terkena dampak pembebasan untuk pengembangan infrastruktur jalam Bali Utara yang menjadi program strategis pemerintah pusat dan daerah.

Para Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas17 Agustus 1945 yang berjumlah 14 orang ini, didampingi oleh Kepala Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Dr Ending Prasetyawati SH MHum dan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Prof Made Warka SH MH.

Mahasiswa hadir atas permintaan Pemerintah Desa Wanagiri, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali untuk memberikan pencerahan atas situasi hukum hak atas tanah masyarakat Desa Wanagiri pasca-pembebasan tanah untuk penunjang pembangunan infrastruktur jalan Bali Utara, yang bertujuan untuk pengembangan pariwisata yang berimbang di Bali Utara.

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 menjadi pilihan masyarakat, karena telah memiliki kredibilitas kualifikasi A untuk akreditasinya. Universitas 17 Agustus 1945 dikenal memproduksi para doktor ilmu hukum handal yang berkredibilitas unggul dan berprestasi di bidangnya.

Program pengabdian dan bakti sosial di atas, menurut Kepala Wanagiri (Perbekel Desa Wanagiri) I Wayan Gumiasa SE, adalah kegiatan para mahasiswa kandidat doktor UNTAG DIH-35 Surabaya ini besar dampaknya terhadap masyarakat. Ini dikarenakan pasca-pembebasan tanah untuk akses infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah guna menunjang pengembangan Bali Utara, sangatlah terasa terlihat dari kesadaran masyarakat atas keinginan mendaftarkan hak atas tanah yang belum tersertipikat dan masyarakat paham langkah yang harus dilakukan pasca-pembebasan tanah terutama transaksi tanah yang harus dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) agar mereka memiliki kepastian hukum atas transaksi peralihan hak atas tanahnya.

Sementara itu, I Wayan Kartika Jaya Utama SH MKn selaku PPAT Kabupaten Buleleng yang sejak awal diikutsertakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng untuk membantu kesuksesan Program Pensertipikatan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Wanagiri, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, serta Koordinator Pengabdian Rochman Hakim SH MH SSos MH membenarkan atas apresiasi masyarakat terlaksananya program kegiatan yang bertemakan Penyuluhan Hukum dan Bakti Sosial Kesadaran Hukum Oleh Masyarakat Terhadap Kepemilikan Tanah dan Perkembangan Sektor Pariwisata oleh Mahasiswa kandidat Doktor UNTAG DIH-35 sangat diapresiasi positif oleh masyarakat sekaligus pemerintahan kabupaten.

“Untuk penanaman sejuta pohon di hutan Wanagiri, mengandung filososi kegiatan bahwa penanaman pohon diibaratkan sebagai perlindungan hukum bagi masyarakat sekaligus berfungsi dan bertujuan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Rochman Hakim. (BNO-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

search

Valuta asing