Diingatkan, Masterpiece Tetap Melelang Lukisan Palsu Nyoman Gunarsa

September 23, 2018, 11:30 am


Lukisan palsu

Bali News - Lukisan palsu

Terkait

August 17, 2018, 12:40 pm
August 13, 2018, 2:10 pm

Denpasar, BaliNewsOnline – Lukisan palsu karya maestro seni lukis Nyoman Gunarsa, dilelang di Balai Lelang Masterpice yang terletak di bilangan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Minggu (23/9).

Keberadaan mengenai lukisan palsu ini diketahui oleh istri Nyoman Gunarsa, yakni Indrawati Gunarsa, sejak Sabtu (22/9) malam.

Menurut Indrawati Gunarsa bahwa dirinya mengetahui keberadaan lukisan palsu itu, karena ada salah seorang rekannya di Jakarta yang mengirimkan foto lukisan tersebut.

“Ada rekan mengirimkan foto lukisan itu untuk menanyakan, apakah lukisan itu palsu atau asli?. Rekan saya itu heran, mengapa karya lukis berukuran 145 X 145 cm karya maestro Nyoman Gunarsa, kok harganya hanya Rp45 juta,” kata Indrawati.

Indrawati melanjutkan, setelah ia mencermati lukisan bertema penari legong berukuran 145 X 145 cm dan ditawarkan seharga Rp45 juta itu, akhirnya ia benar-benar meyakini kalau karya itu palsu.

“Saya puluhan tahun mendampingi maestro Nyoman Gunarsa. Lukisannya itu memiliki teknik tersendiri. Jadi sangat sulit dipalsukan,” ujar Indrawati dengan menambahkan, “Dari foto yang dikirimkan, akhirnya saya tidak ragu menyimpulkan bahwa lukisan itu palsu.”

Beberapa hal yang membuatnya yakin lukisan itu palsu, lanjut Indrawati, adalah dilihat dari gerak tari, goresannya tidak ada roh Nyoman Gunarsa, proporsinya tidak benar, pakem menarinya tidak sesuai dan tanda tangan pelukisnya pun salah.

Terkait keyakinan itu, Indrawati pun menghubungi pihak Balai Lelang Masterpiece, menyampaikan keberatannya ada lukisan palsu Nyoman Gunarsa yang ikut dilelang. Sayangnya, penyampaian keberatan itu tidak mendapatkan respon dari pihak Masterpiece sebagaimana mestinya, dan lukisan palsu itu tetap dilelang pada hari Minggu (23/9), ucapnya.

“Saya menghubungi staf Masterpice bernama Dwi, tetapi hanya menyebutkan nama seseorang yang sebelumnya memiliki lukisan palsu itu. Dwi malah menyebutkan lukisan itu sebelumnya didapat langsung dari Pak Nyoman Gunarsa. Saya menjelaskan hal itu tidak benar, karena dahulu semasa masih hidup, Nyoman Gunarsa tidak pernah menjual lukisan. Siapa saja yang ingin membeli lukisan Nyoman Gunarsa, selalu lewat saya,” ujar Indrawati menjelaskan.

Indrawati menyesalkan kejadian ini, dan berharap ke depan supaya pihak Masterpiece lebih dulu berhati-hati jika hendak melakukan lelang suatu produk karya seni, termasuk seni lukis. Tujuannya agar tidak merugikan pelukis bersangkutan dan ‘customer’ yang membelinya, serta supaya tidak melakukan pelanggaran hak cipta, katanya. (01)

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

search

Valuta asing